Infertilitas pada Pria.

Masalah Kesuburan pada Pria

Masalah kesuburan ternyata bukan milik wanita saja, walau jumlah kasusnya lebih kecil dari pada wanita, masalah kesuburan pada pria juga bagaikan sebuah gunung es dilautan. Hal ini dikerenakan masih banyak pria yang enggan untuk memeriksakan kesuburan dirinya dan dengan begitu lebih banyak lagi pria yang enggan mengatasi masalahnya tersebut, umumnya pria lebih khawatir terhadap disfungsi ereksi (impotensi) dibandingkan kesuburannya.

Dari beberapa kasus kesuburan pasutri, saya mendapatkan permasalahan pada beberapa suami, walau mereka sudah memeriksakan spermanya, namun belum ditindak lanjuti dengan serius, sebagai mana umumnya pria banyak yang mengaitkan hal ini dengan harga diri dan merasa malu bila masalah ini diketahui oleh orang lain. Agar hal ini tidak terjadi pada anda yang ingin menjadi seorang ayah, ada baiknya anda mengetahui apa sajakah hal hal yang dapat menggangu kesuburan anda.

Ketidaksuburan (infertilitas) dibagi menjadi dua, yaitu Infertilitas Primer dan Infertilitas Sekunder. Infertilitas Primer terkait dengan fungsi dan struktur anatomi organ reproduksi yang terganggu, sedangkan pada Infertilitas Sekunder permasalahan terjadi akibat gangguan mental (stress mental) dan fisik (stress fisik).

Infertilitas Primer

Infertilitas Sekunder

Bentuk dan gerak sperma cacat

Stress psikis

Jumlah sperma rendah

Hambatan mental

Varicocele

Over heating testicles

Undescended testicle

Beban kerja fisik berlebihan

Testosterone deficiency

Rokok, alkohol dan narkoba

Obstruksi saluran sperma akibat infeksi

Obesitas

Kelainan kromosom

Malnutrisi

Anti sperm-antibodies

Usia

Untuk mengatasi Infertilitas Primer dapat melalui obat medis dan prosedur operasi (kecuali pada kasus kelainan kromosom) dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan segala komponen yang terkait dengan sistem reproduksi pria tentunya. Namun pada kasus Infertilitas Sekunder, terutama yang terkait dengan stress psikis dan hambatan mental belum ada prosedur medis yang dapat mengatasinya dengan tuntas karena terkait dengan sistem kerja tubuh yang normal dengan kata lain stress fisik, stress psikis, dan hambatan mental (emosi negatif) akan direspon oleh tubuh dengan menghasilkan hormon kortisol, hormon ini akan membuat otak melepaskan hormon penghambat kesuburan. Berikut beberapa fakta tentang hormon kortisol pada pria :

  • Meningkat produksinya pada pria yang mengalami depresi dan tidak percaya diri.

  • Menekan produksi dan kualitas sperma.

  • Membuat tubuh terasa lelah sehingga mematikan gairah.

  • Dapat mengakibatkan impotensi.

  • Menghambat Konsentrasi fikiran.

Otak menyimpan setiap pengalaman emosional, mulai saat masih di kandungan sampai usia dewasa, baik secara sadar maupun alam bawah sadar, pada memori ingatan jangka panjang maupun memori ingatan jangka pendek.Respon emosi negatif terhadap pengalaman emosional tersebut menjadi sebuah sinyal biokimia dan pesan elektrikal yang mengalir dalam aliran darah dan memori lalu dikirim langsung ke hypothalamus, pituitary, dan kelenjar gonad yang bertanggung jawab atas produksi hormon kesuburan.

Emosi negatif akan memberikan sinyal negatif kepada hypothalamus, sehingga hypothalamus melepaskan transmitter penghambat hormon ke kelenjar pituitari, sehingga kelenjar pituitari akan menghambat pelepasan hormon reproduksi. Hal inilah yang menjelaskan mekanisme komunikasi antara fikiran-otak-tubuh manusia terkait dengan kesuburan.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah kesuburan pada pria yang berhubungan dengan emosi negatif dan hambatan mental, adalah dengan menggunakan tekhnik hypnotherapi, cara ini sangat efektif untuk melepaskan emosi negatif dan hambatan mental, apa bila keduanya telah diatasi dengan kondisi organ reproduksi yang normal maka tubuh akan segera kembali berfungsi sebagaimana mestinya, karena hormon kortisol menurun dan digantikan dengan hormomn endorphin yang bekerja secara berlawanan dengan hormon kortisol

Nah, bila anda merasa hal ini terjadi pada anda, yang anda perlukan adalah kesediaan anda untuk terbuka atas semua masalah anda dan memiliki keinginan yang kuat untuk memperbaikinya, dengan demikian melalui bantuan hypnotherapi proses untuk melepaskan emosi negatif dan hambatan mental dapat berlangsung dengan baik dan anda segera mendapatkan kembali fungsi tubuh anda yang seutuhnya, dan menjadi seorang ayah.

 

Artikel | , , | Leave a comment

Hypnotherapi vs Dyspepsia (sakit Maag) Psikosomatik,

Hypnotherapi Vs Psikosomatic Dyspepsia.

Kasus berikut ini di alami oleh seorang laki laki sebut saja Zaki, pria berusia 31 tahun ini mengalami sakit maag saat fikirannya dilanda ketegangan dan kecemasan. Hal ini dialami sejak tahun 2007, namun satu tahun belakangan ini gejalanya semakin kuat, sedikit saja Zaki merasa tegang dan cemas, lambungnya pun merespon cepat; terasa perih dan mual. Bahkan gejala yang muncul bukan hanya lambungnya yang meradang, tapi sudah menjalar ke bagian tubuh yang lain yaitu jantung berdebar, nafas sesak dan keringat dingin. Gejala ini semakin sering muncul bahkan untuk menghadapi hal hal yang tingkat ketegangan dan kecemasan yang rendah sekalipun, gejala yang muncul bertambah kuat semakin hari.

Tentang Zaki.

Zaki adalah anak sulung dari tiga bersaudara, di didik dengan perhatian dan fasilitas penuh dari orang tuanya, Zaki sangat sayang kepada kedua orang tuanya, dikeluarganya Zaki adalah calon penerus usaha yang didirikan oleh orang tuanya, bisa dibilang saat ini usaha keluarganya sudah di pegang oleh Zaki. Saat wawancara Zaki merasa beban yang ditanggungnya amatlah berat, karena harus bertanggung jawab atas kehidupan keluarga dan segenap karyawannya, hal ini membuat Zaki semakin tersiksa karena ketika dia harus berfikir untuk menghadapi beratnya persaingan usaha, sontak lambungnya pun meradang, Sudah berbagai pemeriksaan dijalani Zaki di Rumah Sakit dan sudah sering kali Zaki berobat ke dokter, namun sakit maagnya justru semakin menjadi jadi. Dahulu semasa remaja Zaki terkenal bandel, hal ini mencapai puncaknya pada tahun 2002, terlibat pergaulan bebas dan kehidupan malam, masih untung tidak terjerumus kelembah narkoba.

Pada Tahun 2007, Zaki mengalami kejenuhan dalam kehidupannya dirinya merasa hampa dan hambar, melihat usia orang tuanya yang semakin menua, Zaki seolah olah tersadar dari kehidupannya, dia mulai rajin bekerja, tekun beribadah dan membantu orang tua, pergaulan bebasnya sudah benar benar ditinggalkannya. Namun sesuatu terjadi pada Zaki, dalam fikiran dan perasaannya muncul rasa cemas dan takut, rasa cemasnya menjadi begitu kuat, rasa takutnya semakin meraja, untuk naik kendaraan pribadinya saja Zaki merasa cemas dan takut, padahal dia menggunakan supir, sampai Zaki takut akan kematian. Namun hal ini pada waktu itu masih dapat dilawan oleh Zaki, tetapi rasa cemas dan rasa takut yang dilawannya seolah oleh semakin kuat mempengaruhi fikiran dan perasaannya setiap hari.

Saat Therapi.

Saat wawancara saya dapat merasakan kuatnya keinginan Zaki untuk “sembuh” dari sakit maag dan rasa takut/cemasnya. Zaki benar benar ingin melakukannya demi diri dan orang tuanya. Saya membaca adanya sebuah konflik dalam diri zaki, perubahan drastis dari seorang Zaki yang memiliki pergaulan bebas dan kehidupan malam, berubah 180 derajat menjadi orang yang baik dan taat beribadah. Setelah saya teliti, rasa cemas dan takut ini adalah “alarm” dirinya akan masa lalunya yang kelam, rasa bersalah, rasa tidak berguna, rasa menyesal ini lah yang mengaktifkan alarm tersebut. Seperti biasa, untuk mengatasi konflik dalam diri tekhnik ego state therapy selalu dapat diandalkan. Saat didalami, si cemas dan si takut, keduanya bekerjasama untuk menghadirkan rasa cemas dan takut yang berlebihan dengan tujuan supaya Zaki belajar dari kehidupannya yang lalu, dan menginginkan Zaki menjadi orang yang lebih baik lagi.. wow! Dan untuk dapat berubah menjadi sesuatu yang positif si cemas membutuhkan hangat dalam bentuk apapun, dan si takut hanya membutuhkan sabar. Saat Zaki menyanggupi untuk memberi hangat kepada si cemas dan sabar kepada si takut, keduanya pun sepakat untuk berubah menjadi si tenang dan si sabar untuk mendukung dan membantu Zaki dalam segala aktifitas dan kehidupannya dimanapun dan kapanpun.

Selesai menggunakan tekhnik ego state theraphy, saya melanjutkan menggunakan tekhnik Informed Child Technique, saya kembalikan Zaki ke empat masa, yaitu saat duduk dibangku SMP, SMA, masa kuliah dan tujuh hari sebelum Zaki datang untuk melakukan hypnotherapi. Ditiap masanya, Zaki memberikan nasehat, saran dan masukan kepada figurnya dari masa lalu, lalu diteruskan dengan melakukan acceptance ketiap tiap figur tersebut. Setelah itu saya membawa Zaki bertemu dengan Tuhan dalan tekhnik Higher self, di sana Zaki mengakui semua kesalahannya, dia bertobat dan mohon ampun. Disini lonjakan emosi Zaki terjadi, dia menangis tersedu sedu.. setelah itu saya menyusupkan sesi berdo’a, dalam kondisi terhypnosis di imajinasikan diatas cakrawala pada tempatnya saat itu tertutup awan berwarna putih keperakan, lalu awan tersebut membuat sebuah celah dan mengeluarkan cahaya putih terang yang menyejukan, (untuk memperkuat sensasinya saya menggunakan senjata andalan saya yaitu senter LED 7 lampu yang di arahkan ke kedua matanya yang tertutup.. hehehe..) disaat itu saya persilahkan Zaki untuk berdo’a bagi dirinya, keluarganya dan orang orang disekitarnya. Tangis Zaki pun semakin menjadi.. terdengar suara nafas dari hidung yang tersumbat.. ketika selesai Zaki berdo’a saya imajinasikan cahaya putih itu masuk dan menyebar ke seluruh tubuh Zaki. (saat selesai therapi Zaki sempat kaget sewaktu hidungnya tersumbat saat menagis dia tidak merasakan adanya cemas atau takut.. “terasa biasa saja ya.. dan lambung saya tidak bereaksi” katanya takjub, dan Zaki sangat senang sekali ketakutan dan kecemasannya terbukti telah terurai..).

Selesai dari Higher Self, Saya melanjukan ke tekhnik Body Scan with Inner Healer, tentunya saya sudah membantu Zaki di saat wawancara untuk meciptakan figur Inner Healer buat Zaki. Saat menggunakan tekhnik Body Scan with Inner Healer, saya mengajak Zaki beserta Inner Healernya menuju lambung, untuk melihat bagaimana kondisi lambungnya, dan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lambungnya serta apa yang dibutuhkan lambung tersebut untuk dapat pulih seperti sediakala. Saat Zaki dan Inner Healernya sudah selesai melakukan apapun yang dianggap perlu untuk kesehatan lambungnya, saya minta Zaki untuk berbagi cahaya putih yang ada pada dirinya untuk menyinari seluruh lambungnya dan menembus sampai ketiap tiap keping sel yang ada, dan menuntaskan segala sesuatu hal yang belum tertuntaskan. Dari situ belum cukup, saya ingin memutuskan ikatan antara fikiran cemas dan takut dari otaknya dengan lambungnya, di situ saya imajinasikan ada sebuah benang hitam yang menghubungkan otak dengan lambungnya, benang ini adalah saluran emosi yang membuat lambung Zaki menjadi sakit setiap menghadapi ketakutan dan kecemasannya, saya minta Zaki bersama Inner Healernya untuk memegang pangkal benang yang menempel pada lambung dan mencabutnya, lalu bagian bekas menempelnya benang tersebut di sinari cahaya putih yang ada pada tubuh Zaki. Dan sayapun menyarankan kepada Zaki untuk melakukan hal yang sama kebagian tubuh lain yang dianggap memiliki masalah. Dan saat semuanya sudah diperbaiki, saya menyarankan Zaki untuk memberikan tempat bagi Inner Healernya di salah satu bagian tubuhnya yang mudah untuk dijangkau tangan, sehingga bila zaki ingin melakukan lagi Body Scan, agar mudah mengakses lagi Inner Healernya Zaki cukup menyentuh bagian tubuh tersebut, sambil memejamkan mata dan nafas yang teratur.

Selesai melakukan Body Scan with Inner Healer, saya lanjutkan ke tekhnik Waterfall Release, sebuah tekhnik yang luar biasa untuk merelease dan membersihkan segala sesuatu yang menggangu pada tubuh, fikiran dan perasaannya. Buat saya ini adalah tekhnik sapu jagat untuk memastikan tidak ada sedikitpun hal hal yang menggangu pada tubuh, fikiran dan perasaan Zaki, saya bawa Zaki untuk mengimajinasikan segala sesuatu apapun yang masih tersisa dan mengganggu tubuh, fikiran dan perasaan Zaki menjadi terkikis, larut, luruh dan hanyut terbawa aliran air terjun ini. Selesai dari sini saya terminasi hypnosis Zaki, sebagai penutup sesi therapi saya ajak Zaki untuk melakukan Amplifying Step, sebuah tekhnik yang biasa saya gunakan untuk memperbesar state yang diinginkan dan mengkunci state tersebut sehinga memiliki efek permanen dalam tubuh dan kehidupan Zaki.

Saya sangat senang atas perubahan raut wajah Zaki yang semula kuyu menjadi cerah ceria, Zakipun mengakui saat saya tanya apa yang dia rasakan dia berkata “wah.. rileks ya.. saya belum pernah rasanya setenang ini.. sangat rileks..” katanya sambil senyum senyum, sepertinya Zaki baru saja merasakan kedahsyatan Hypnotherapi. :)

Studi Kasus | , , , , , | Leave a comment

Hypnotherapi dan Secondary Infertility

Hypnotherapi dan Kemandulan pada Pasangan, Bagaimana bisa?

Pernahkah anda mendengar, atau mungkin anda sendiri saat ini sedang mengalami kesulitan untuk memiliki anak?, padahal bedasarkan hasil pemeriksaan dokter baik anda maupun pasangan anda tidak memiliki kelainan atau masalah pada organ reproduksi anda? Dan yang ditemukan pada pemeriksaan laboratorium anda hanya ketidak seimbangan kadar hormon kesuburan? Tahukah anda kejadian seperti ini disebut “unexplained infertility” atau “secondary infertility”.

Diduga, kasus secondary infertility ini lebih banyak kasusnya daripada kasus primary infertility yaitu ketidak suburan pada pasangan yang disebabkan oleh masalah atau kelainan pada organ reproduksi pria maupun wanita. Lalu bagaimana membedakan primary infertility dengan secondary infertility? Dapatkah dideteksi dini?

Bila anda baru saja menikah, silahkan saja untuk memeriksakan diri dan pasangan anda apakah terdapat masalah kesuburan atau tidak. Namun bila anda dan pasangan anda ditemukan dalam batas normal, namun sudah beberapa waktu mencoba untuk mendapatkan keturunan dan belum juga mendatangkan hasil, bisa jadi anda atau pasangan anda mengalami “secondary infertility”. Secondary Infertility erat sekali kaitannya dengan status emosional, kondisi fisik, dan program alam bawah sadar yang tanpa sengaja anda atau pasangan anda ciptakan.

Status Emosional.

Status emosional ini paling banyak pengaruhnya pada wanita dibandingkan pria, trauma masa lalu kerap ditemukan pada wanita dengan secondary infertility. Latar belakang pendidikan dan lingkungan pada keluarga yang orang tuanya bercerai sangat mempengaruhi alam bawah sadar anak perempuan pada keluarga tersebut, sehinga muncul kebencian terhadap laki laki yang berdampak pada tubuh-fikiran anak perempuan tersebut berupa terbentuknya Anti-sperm antibodies (antibodi yang di buat oleh tubuh-fikiran khusus untuk mematikan sperma yang masuk kedalam tubuh.) sehingga setiap sel sperma yang masuk kedalam tubuh perempuan tersebut sudah pasti akan segera di bunuh oleh sistem pertahanan tubuhnya. Hal ini juga kerap terjadi pada perempuan dengan riwayat pelecehan seksual, yang tidak segera mendapatkan therapi mental.

Bahkan pada wanita yang memiliki ketakutan untuk melahirkan, dan pada wanita yang memiliki ketakutan akan rusaknya penampilan setelah melahirkan juga dapat menyebabkan secondary infertility, kecemasaan saat proses kehamilan juga bisa menyebabkan hal ini, bagaimana mungkin? Wanita, (juga pria) yang dilanda kecemasan, ketakutan, kekhawatiran akan memproduksi hormon stres yaitu katekolamin, hormon katekolamin ini sangat berpengaruh pada pusat pengaturan hormon di otak yaitu kelenjar hypothalamus dan kelenjar pituitari, pada wanita cara kerja katekolamin terhadap hypothalamus dan pituitari adalah ketika katekolamin diterima oleh kelenjar hypothalamus, maka hypothalamus akan melepaskan depleted Gonadothropin Releasing Hormon (depleted GnRH), dan apa bila hormon ini beredar di pembuluh darah lalu masuk ke kelenjar pituitari, maka kelenjar pituitari akan merespon hal tersebut dengan menghambat pelepasan Luteinizing Hormon (LH) dan Folicle Stimulating Hormone (FSH) dimana kedua hormon ini adalah hormon yang esensial bagi proses reproduksi, dari sini jelas dengan terhambatnya pelepasan LH dan FSH maka kemampuan reproduksi seseorangpun akan terganggu, dan setiap ada perubahan hormon sekecilapapun akan menyebabkan reaksi berantai pada bagian tubuh yang lain.

Belum cukup sampai disitu, ternyata stress sosial juga memiliki peran dalam secondary infertility, tunggu dulu.., apaitu stress sosial?. Stress sosial adalah tekanan mental yang disebabkan oleh lingkungan sosial, dalam hal ini stress sosial yang saya maksudkan adalah pertanyaan pertanyaan “rutin” yang kerap dilontarkan masyarakat kepada perempuan yang baru saja menikah, yaitu “kapan hamilnya?”, “Sudah isi apa belum?” “kok belum hamil juga?” , apa anda ingat dengan pertanyaan tersebut? Atau anda pernah menanyakannya juga kepada teman atau kerabat anda? , kalau saya boleh menyarankan kepada anda, stop bertanya demikian kepada orang lain, atau tak perlu anda hiraukan apabila ada teman, kerabat, atau tetangga anda yang bertanya seperti itu kepada anda!, Kenapa? Karena mereka tidak memiliki hak untuk mengatur fungsi alami tubuh anda. Bagi anda yang saat ini sering mendengar dan menemukan orang orang yang bertanya demikian, saya bisa merasakan betapa tertekannya anda.. kondisi mental anda yang tertekan seperti ini merupakan sebuah stress bagi tubuh-fikiran anda, dan ingat pula, hali ini akan direspon oleh tubuh kita dengan memproduksi hormon kortisol, setelah penjelasan pada paragraf diatas, saya yakin pasti anda sudah memahami bagaimana efek hormon tersebut terhadap organ reproduksi anda dan cita cita anda untuk segera memiliki keturunan!

Kondisi Fisik.

Kondisi fisik juga dapat membuat terjadinya secondary infertility, pada tubuh yang melakukan olah raga yang berlebihan juga memproduksi hormon stress, yaitu cortisol pada atlit atheltik perempuan yang sedang berlatih giat untuk sebuah kejuaraan, kadar hormon kortisolnya akan meningkat sehingga mengganggu proses menstruasinya, bila siklus menstruasi terganggu maka secara otomatis tingkat kesuburannya pun terganggu, namun hal ini tidak bersifat permanen karena dengan istirahat yang memadai kadar kortisol akan kembali turun. Bagi anda pria yang sangat senang mengendarai sepeda, dan belum punya keturunan, saya saraankan untuk “cuti” bersepeda paling tidak selama dua minggu. Disamping kadar kortisol tinggi dalam darah, saat bersepeda 40% berat tubuh pria yang bersepeda bertumpu pada daerah pangkal paha-yang diantaranya terdapat kantung zakar, sehingga akibat tekanan tersebut suplai darah ke daerah zakar terganggu, yang menyebabkan gangguan pembentukan sperma, ditambah lagi dengan meningkatnya suhu pada daerah tersebut yang turut mengganggu pembentukan sperma yang sehat dan baik. Namun sekali lagi hal ini tidak permanen, istirahat yang memadai akan mengembalikan fungsi normal kesuburan anda.

Program Alam Bawah Sadar.

Percayakah anda bahwa anda seringkali membuat program alam bawah sadar untuk diri anda sendiri, namun anda tidak menyadarinya? Ya, program alam bawah sadar yang anda buat itu bernama self talk, menurut Deepak Chopra kita melakukan self talk dalam seharinya bisa mencapai 10.000 kata, dan diantara 10.000 kata tersebut hanya 20% yang bermakna positif, kata kata yang sering kali diucapkan saat self talk, akan menjadi sebuah program alam bawah sadar dan self image anda, lalu apa kaitannya dengan secondary infertility? Sangat berkitan! Pernahkah anda berkata kepada diri anda seperti ini : “saya belum mau punya anak sebelum saya punya rumah/mobil” atau “kalo saya punya anak sekarang, karier saya akan terganggu”, atau “saya belum mau punya anak kalau pasangan saya masih tinggal berjauhan”, atau “untuk punya anak perlu uang banyak” seperti itu? Hal ini adalah self talk yang mempengaruhi kerja tubuh anda untuk menolak kehamilan, sehingga dapat menyebabkan ketidak seimbangan hormon, agar apa yang anda “ingin”kan terlaksana. Luar biasa bukan?

Bagaimana Hypnotherapi dapat membantu masalah tersebut?

Hypnotherapi bekerja pada level mekanisme bawah sadar, bahkan dapat menelusuri permasalahan yang terjadi pada masa lalu-yang mungkin saja kita sudah lupa atau tidak menyadarinya. Masalah seperti trauma, ketakutan, kecemasan dan lain lain akan diatasi dengan baik dengan menggunakan tekhnik yang ada pada hypnotherapi, seperti regresi, forgiveness, inform child technique dan banyak lagi. Belum lagi penggunaan Ego State therapi yang luwes dan anggun dapat membantu anda dengan cara yang lebih nyaman. Dengan menggunakan hypnotherapi, self talk anda yang bersifat negatif dapat di perbaiki, bahkan stress sosial pun bukan lagi masalah untuk anda. Dan yang lebih penting lagi, saat anda sudah melepaskan masalah dalam tubuh dan fikiran anda, yang terjadi adalah tubuh melepaskan hormon endorfin, hormon ini adalah kebalikan dari hormon katekolamin maupun kortisol, efek dari hormon ini membuat fikiran lebih fokus dan tenang, tubuh terasa segar nyaman dan mood dari pasien/ klien juga terkoreksi, menjadi lebih baik.

Hypnotherapi terbukti efektif untuk meningkatkan produksi endorfin dalam tubuh, dengan meningkatnya endorfin kinerja dari seluruh organ tubuh bekerja maksimal, endorfin menciptakan kondisi tubuh pada puncak kesuburan untuk melangsungkan proses konsespsi dan menjalani proses kehamilan bahkan proses persalinan yang sehat dan alami.

Sekarang, apalagi yang anda tunggu?.

Artikel | , , , , , , | 2 Comments

Fertility dengan Hypnotherapi

Therapi Kesuburan (Fertility) dengan Hypnotherapi.

Kasus berikut ini tentang pasangan yang sudah 2 tahun menikah tapi belum juga dikaruniai anak, sebut saja Dhani dan Mulan, dhani dan mulan sudah mencoba untuk konsultasi ke 3 dokter spesialis kandungan dan konsultan kesuburan bahkan mulan sudah pernah diberikan obat penyubur kandungannya namun sampai saat keduanya bertemu saya masih belum menuunjukan hasil yang diinginkan. Dari pemeriksaan USG sempat di ungkapkan oleh salah seorang dokter kandungan yang mereka datangi bahwa ada kista di rahim mulan dengan diameter 4cm, mengetahui hal tersebut tentu sangat mengejutkan keduanya, terutama mulan yang terlihat terpukul mendengar berita itu.

Tidak puas dengan pemeriksaan dokter kandungan yang lalu, dhani mengajak mulan untuk mencari second opinion ke dokter kandungan yang lain untuk dilakukan USG ulang, dan benar saja, saat USG ulang dokter kandungan yang kedua tidak menemukan kista satupun, dhani berharap mulan terhibur dengan hasil pemeriksaan tersebut namun yang terjadi malah sebaliknya, mulan semakin bingung ia jadi meragukan hasil pemeriksaan dua dokter kandungan yang pernah di temuinya, dan hal itu tampak membuat mulan semakin stress dan bingung.

Melihat kondisi istri tercintanya semakin bingung, akhirnya dhani mengajak mulan untuk kembali konsultasi dengan dokter, dokter menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan kadar hormon kesuburan pada mulan, dan hasilnya kurang lebih normal kalaupun ada nilai yang lebih dari normal itupun tidak signifikan, dan mulan pun diberi obat penyubur kandungan dan ditawarkan untuk dilakukan IVF (in vitro fertilization), saat diterangkan prosedur tindakannya mulan menolak dengan alasan belum siap mental. Lalu dhani pun berinisiatif untuk memeriksa spermanya, untuk mencari tahu apakah masalah ini sesungguhnya bersumber dari dirinya, dan ternyata tidak, hasil pemeriksaan sperma dhani normal normal saja.

Mengetahui hasil pemeriksaan sperma dhani, mulan semakin merasa bersalah, ia merasa tidak berguna dan mengganggap dirinya tidak subur, ditambah lagi pertanyaan pertanyaan tentang kehamilan kepada dirinya yang semakin membuat mulan tersudut. Melihat gelagat tidak baik, akhirnya dhani meminta mulan cuti kerja dan menjauhkan mulan dari hal hal yang berbau medis serta menghimbau kepada keluarga besarnya untuk tidak menyinggung tentang kehamilan di depan mulan.

Sampai akhirnya dhani dan mulan bertemu saya pada sebuah acara gathering di jakarta, secara kebetulan saya berbicara pada forum gathering tersebut bahwa hypnoterapi bisa membantu pasangan yang belum memiliki buah hati, selesai acara dhani menghampiri saya dan bercerita tentang masalahnya, lalu saya bilang ke dhani “kalau boleh saya ketemu dan berkenalan mba mulan, dan sedikit bertanya barangkali ada yang bisa saya bantu..” lalu dhani pun mengajak mulan untuk bertemu saya. Kesempatan itu saya gunakan sebaik mungkin untuk menggali informasi dan mencari akar masalah yang dihadapi mulan.

Setelah saya merasa cukup mendapatkan informasi dan mengerti akar permasalahan yang dihadapi mulan saya menawarkan mulan untuk di lakukan hypnotherapi saat itu juga, awalnya mulan merasa takut, karena para peserta gathering masih banyak yang belum pulang, lalu saya bilang ke mulan “mba kalau saja semua orang disini tau apa yang dihadapi oleh mba mulan saya yakin mereka pasti mendukung mba mulan untuk melakukan hal ini (hypnotherapi), terdiam sejenak namun akhirnya mulan menyetujui untuk dilakukan hypnotherapi ditempat, benar saja saat peserta gathering lain tau, semua berkumpul dan memberikan semangat kepada mulan, mulan tersenyum lebar walau saya lihat masih ada rasa takut di matanya.

Untuk memulai, saya menggunakan induksi Awareness Breathing yang langsung disambung dengan Progressive Relaxation yang dikombinasikan dengan Healing Light, hal ini saya sengaja untuk menurunkan ketegangan dan rasa takut mulan untuk menjadi lebih tenang dan relax. Setelah tampak relax, yang pertama sekali saya lakukan adalah melakukan forgiveness kepada orang yang menurut mulan perkataannya sangat mempengaruhi dirinya, saya ajak mulan untuk meminta maaf kepada dirinya dan melakukan acceptance kepada dirinya sendiri, setelah menerima dirinya sendiri tanpa syarat, giliran Informed Child Technique, saya bawa mulan ke masa satu hari setelah resepsi pernikahan, dan saya minta mulan untuk menasehati dirinya dari masa lalu serta memberinya masukan dan informasi tentang apa yang terjadi nanti untuk dihadapi dengan hati yang tenang.

Dari sini, saya mulai membantu mulan untuk mengakses state sehat, yaitu waktu kapan pun dimana mulan merasakan dirinya berada pada kondisi kesehatan prima. Setelah mendapatkan state sehatnya, state tersebut saya bantu untuk diperbesar rasanya dan diperjelas gambarannya, lalu saya minta state tersebut untuk di jadikan sebuah figur atau tokoh yang menurut wulan bisa menjaga kesehatannya dan menyembuhkan penyakitnya, ini adalah proses pembuatan inner healer. Dari sini inner healer yang sudah diciptakan ole mulan sendiri saya minta untuk dipeluk mulan sambil berkata “bantu saya, tolong saya..” lalu sang inner healer itupun di imajinasikan masuk kedalam tubuh mulan, dan menuju ke rahimnya, di dalam rahim sang inner healer diminta untuk memeriksa kondisi rahim mulan, apa yang kurang untuk di cukupi, apa yang sakit untuk disembuhkan dan apa yang mengganggu untuk disingkirkan, dan mengimajinasikan rahim mulan bagaikan sebuah kamar yang didekorasi dan ditata ulang untuk menyambut kedatangan buah hati mulan ini adalah proses body scan yang dilakukan oleh inner healer.

Setelah itu, mulan saya ajak untuk terbang, melewati angkasa, melewati sistem tata surya, melewati sistem rasi bintang terus sampa sebuah tempat yang kosong dan hampa, yang ada hanya cahaya putih saja. Di tempat ini sama minta mulan untuk mengulangi ucapan saya, seolah olah mulan berbicara dengan sesuatu ditempat itu, “ wahai jiwa yang berbahagia, saya disini mengundang satu dari kalian yang bersedia menjadi buah hati saya, saya sudah menyiapkan sebuah tempat yang nyaman di rahim saya untuk di tempati selama sembilan bulan sepuluh hari, saya dan suami saya pun memiliki banyak cinta dan kasih sayang yang siap untuk dicurahkan kepada jiwa bahagia ketika hadir nyata dihadapan kami nanti.. maka hadirlah.. hadirlah..” dan saat itu saya membantu mulan untuk mengimajinasikan ada sebuah cahaya yang memiliki warna sesuai dengan warna favorite mulan yang terbang menuju mulan dan berhenti dipelukan mulan. (inviting happy soul)

Setelah itu saya kembalikan mulan ke bumi, lalu saya mengajak mulan ke sebuah air terjun, saya minta mulan untuk berdiri tepat dibawah curahan air terjun tersebut, untuk membersihkan sisa sisa energi negatif dan emosi negatif yang masih ada pada tubuh, fikiran dan perasaannya, sehingga emosi dan energi negatif tersebut menjadi terkikis luruh dan hanyut meninggalkan tubuh mulan, (waterfall technique). Setelah itu mulan saya kembalikan ketempat semula untuk diterminasikan proses hypnotherapinya.

Saat bangun, Mulan tampak senang sekali entah apa yang membuatnya senang dan merasa lega, saya fikir itu hal yang biasa. Yang luar biasanya adalah selang tiga bulan dari saya hypnotherapi, mulan mengirim pesan kepada saya lewat telepon selular bahwa saat ini dia sudah telat haid selama 5 minggu. Wow!.. saya turut berbahagia untuk dhani dan mulan. :)

Studi Kasus | , , , , | 2 Comments

Rehabilitasi Narkoba Dengan Hypnotherapi

Detoksifikasi dan Rehabilitasi Narkoba versi Hypnotherapi.

Intake preview :

Klien saya kali ini adalah seorang pecandu narkoba jenis putaw suntik, sebut saja dia Narko, Narko adalah seorang laki laki yang telah menggunakan narkoba sejak umur 17 tahun, saat ini beliau berumur 27 tahun. Dari umur 17 tahun, narko menggunakan putaw sampai umur 21, sempat direhabilitasi dan bebas putaw hingga 2 bulan sebelum datang kepada saya, karena 2 bulan ini narko mulai menggunakan putaw kembali, pengaruh stress dan lingkungannya, serta masih adanya dorongan untuk memakai putaw dalam diri narko.

Motivasi narko untuk berhenti menggunakan putaw adalah dia akan menikah dengan seorang perempuan yang mendukungnya untuk berhenti menggunakan putaw, narko terlihat sangat ingin berhenti, sebagai tanda cintanya kepada calon istrinya tersebut. (inilah salah satu bukti kekuatan cinta…).

Dari hasil interview, diketahui bahwa narko pertama kali menggunakan putaw karena di ajak oleh dua orang saudara sepupunya, dengan sedikit paksaan dari kedua sepupunya akhirnya narko mau mencoba barang haram tersebut, semenjak itu narko mulai terjerat putaw. Memasuki usia 21 tahun narko dikirim ke panti rehabilitasi dan beliaupun dapat pulih dengan baik namun tidak hanya itu, narko dan orang tuanya pun pindah rumah sehingga hubungan dengan kedua sepupunya itu pun terputus.

Dua bulan terakhir ini, narko kembali menemukan sebuah komunitas di kantornya yang menggunakan putaw, kembali awalnya hanya mencoba, namun lagi lagi narko terjerat, dan merasa sulit untuk keluar dari jeratan itu. Terakhir kali narko menggunakan putaw adalah empat hari sebelum datang kepada saya, “tubuh saya mulai terasa dingin dan nyeri..” ujar narko, “ya dan agak gemetaran ya..?” tanya saya.

Sebelum memulai sesi therapi, saya bertanya kepada narko “mas narko, saya pengen tau, seberapa kuat niat mas narko untuk berhenti pakai putaw..” narko menjawab, “saya sangat ingin berhenti dok, rasa sakit dan dingin ini yang bikin saya ngga kuat nahan untuk pakai putaw lagi.. mohon bantu saya dok, demi keluarga dan diri saya nanti…” mata narko mulai memerah dan air mata mulai menggenang.. “baik, saya harus tanyakan ini.. karena niat kuat anda adalah modal untuk dapat terlepas dari putaw..”, imbuh saya.

Sesi Therapi :

Sebagai langkah awal saya menggunakan metode Ego State Therapi, untuk meredakan konflik internal dari ego nya narko yaitu; ego yang menginginkan berhenti memakai putaw dan ego yang mendorong untuk menggunakan putaw. Setelah melalui induksi ringan, saya mulai meminta izin kepada narko untuk dapat berbicara dengan ego yang mendorongnya untuk menggunakan putaw, demikian kutipannya :

RY : “ baik, narko saya mohon izin kepada anda, untuk dapat berbicara kepada bagian dari diri anda, yaitu perasaan yang mendorong anda untuk terus menggunakan putaw… apa saya diizinkan…?”

Narko : “ya..”

RY : “baik, untuk lebih mudah, ada baiknya bila perasaan yang terus mendorong anda untuk menggunakan putaw ini diberi nama.. kira kira menurut anda siapa namanya..?”

Narko : “ipung…”

RY : “baik, boleh sekarang saya bicara dengan ipung..?”

Narko : “boleh..”

RY : “ipung, terimakasih sudah hadir, dan mengizinkan saya untuk bicara dengan anda”

Narko (ipung) : menganggukan kepala.

RY : ipung, kalau boleh saya tau, kira kira apa keuntungan buat kamu kalo narko kembali menggunakan putaw?”

Narko (ipung) : diam sesaat.. lalu menggelengkan kepalanya.

RY : “maksud ipung, ipung ngga mendapatkan keuntungan apapun bila Narko menggunakan putaw?”

Narko (ipung) : mengangguk.

RY : “kalau begitu, apa untungnya bagi narko, bila kamu berhasil membuat narko menggunakan putaw?”

Narko (ipung) : “nyaman..”

RY : “Ooo… nyaman, lalu apa yang terjadi bila narko tidak menggunakan putaw?”

Narko (ipung) : “dia kesakitan..”

RY : “lalu apa kaitannya dengan ipung?”

Narko (ipung) : “kasihan.. kasihan..” dan dari sudut matanya mulai mengalir air mata.

RY : “Aah.. saya faham sekarang.. ipung mendorong narko untuk menggunakan putaw karena kasihan melihat kondisinya narko?”

Narko (ipung): menganggukan kepala.

RY : “Hmm.. sebenernya maksud kamu baik ya..” lalu disambut anggukan Narko (ipung).

RY : “kalo boleh dijelaskan lagi, maksud baiknya kamu ke narko itu apa sih?”

Narko (ipung) : “supaya ngga kesakitan.. kasihan.. kasihan..” kembali air mata mengalir.

RY : “ipung, anda tau ngga kalau putaw yang dikonsumsi narko itu berbahaya bagi tubuh dan masa depannya narko?”.

Narko (ipung) : menganggukan kepala, lalu kembali meneteskan air mata.

RY : “apa ipung sayang sama narko, dan mau membantu narko?”

Narko (ipung) : menganggukan kepala.

RY : “apa ipung punya cara atau ide bagaimana untuk menolong narko?”

Narko (ipung) : diam sejenak, lalu menggelengkan kepala.

RY : “kalau saya bantu kasih ide atau saran.. boleh?”

Narko (ipung) : mengangguk.

RY : “gimana, kalo saat narko mulai merasa sakit, ipung hadirkan lagi rasa saat narko memakai putaw.. inget rasanya ya… bisa bantu narko utk inget rasanya ngga pung? Jadi rasa yang muncul dibadan seperti narko sudah memakai putaw”

Narko (ipung) : “inget..”

RY : “ide nya diterima ngga pung ?”

Narko (ipung) : menganggukan kepala.

RY : “terus, kamu tau ngga pung sebenernya badan kita punya putaw alami lho.. namanya endorfin.. namanya aja mirip ya sama morfin.. nah saat narko mulai gelisah kesakitan ipung bisa bantu supaya badannya narko utk mengeluarkan endorfin, yaitu bawa narko ke perasaan yang tenang dan bahagia, semakin tenang semakin bahagia, semakin banyak endorfin yang di bikin sama tubuhnya narko..”

Narko (ipung) : menganggukan kepala.

RY : “anda bisakan membantu narko untuk lebih tenang dan bahagia, supaya endorfinnya meningkat dan narko menggunakannya sebagai pengganti putaw ?”

Narko (ipung) : Menganggukan kepala.

RY : “nah, ipung kamu bersedia menerima tugas baru untuk membantu narko? “

Narko (ipung) : Menganggukan kepala.

RY : “baik terima kasih ipung silahkan anda istirahat, dan sekarang saya berbicara dengan Narko, Terimakasih narko sudah mau hadir, Narko apa kamu sudah tau tugas barunya ipung?”

Narko : “iya..”

RY : “apa kamu menerima ipung dengan tugas barunya?”

Narko : “iya..”

RY : “baik, karena ipung sudah punya tugas baru, alangkan baiknya bila ipung juga dibri nama baru yang lebih baik, kira kira siapa nama penganti buat ipung?

Narko : diam sejenak lalu berkata “Budi…”

RY : “budi? Baik, terimakasih narko, sekarang saya bicara dengan ipung, terima kasih ipung sudah hadir kembali, ipung sekarang nama anda diganti dengan yang lebih baik yaitu budi, apa anda menerima nama baru anda?”

Narko (ipung/Budi) : menganggukan kepala…

Dari sana, ipung yang berganti nama menjadi budi diperkenalkan kepada ego si bijak dan ego si tenang untuk menemani budi dalam melaksanakan tugasnya, ketiganya bersatu dan bekerja sama untuk membantu narko, tidak lupa, budi, si bijak dan si tenang juga diperkenalkan dengan ego yang mengajak narko untuk berhenti memakai putaw yang di beri nama si sehat oleh narko, untuk bersama sama melindungi tubuh narko dari dampak putaw, dan membantu narko untuk memulihkan tubuhnya untuk menjadi lebih sehat, lebih tenang dan lebih bahagia.

Langkah berikutnya saya melanjutkan ke metode hypnotherapi dengan menggunakan tekhnik mind-body connection, tekhnik ini adalah sebuah tekhnik yang membangun komunikasi antara fikiran dengan tubuh, sehingga tubuh merespon komunikasi dengan fikiran dengan cara bereaksi dan bekerja sesuai dengan program yang ada dalam fikiran.

Pada tahap ini saya menggunakan cahaya imajiner yang bermula pada “sebuah ruangan yang ada di tengah kepala” dan layaknya progressive relaxation, cahaya imajiner itu menyebar keseluruh tubuh. Lalu saya minta narko untuk merasakan seluruh tubuhnya, lalu seolah olah berbicara kepada tubuhnya saya ajak narko untuk meminta maaf kepada tubuhnya, menghargai setiap usaha tubuhnya utk mengingatkan narko untuk meninggalkan putaw, mengunggkapkan betapa narko menyayangi tubuhnya, dan menerima tubuhnya secara apa adanya tanpa syarat, lalu berdo’a untuk kesehatan tubuhnya.

Tidak lupa, saya mengajak narko untuk merasakan keberadaan tubuhnya sampai kebagian yang terkecil, untuk mengeluarkan segala apa yang membahayakan tubuh, membuang segala racun yang tersimpan di tiap tiap sel, ya saya minta tubuhnya untuk melakukan auto detoksifikasi dan dengan kompensasi banyak minum air putih untuk mendukung proses auto detoksifikasi tersebut.

Untuk memperbaiki kenangan masa lalunya saya menggunakan informed child technique, dimana narko saya bawa ke waktu pertama kali dia menggunakan putaw, disana narko dari masa kini menasehati narko sewaktu berumur 17 tahun, lalu narko dari masa kini bertemu dengan narko yang berumur 21 tahun, dimana narko saat ini memberikan semangat dan doa untuk narko saat usia 21 tahun untuk menjalani rehabilitasi, lalu narko saat ini bertemu dengan narko dari dua bulan yang lalu, serta menasehati dan memberikan masukan apa yang akan terjadi bila narko dari dua bulan yg lalu kembali menggunakan narkoba.

Setelah itu saya hadirkan Waterfall technique untuk membersihkan sisa sampah mental, dan sisa sampah sensasi fisik yang ada, untuk menjamin kebersihan mental maupun fisik narko. Lalu di sesi hypnotherapi saya tutup dengan anchor state pada saat di hypnotherapi dan post hypnotic suggestion.

Setelah membuka mata, saya minta narko untuk merasakan kembali kondisi dan perasaannya saat ini (yang tampak segar, tenang dan bahagia), sebagai sentuhan akhir saya gunakan Amplifying Step, yaitu perasaan dan kondisi positifnya saat ini diperbesar, diperkuat dan disebarkan keseluruh tubuh untuk hasil yang lebih memuaskan. Oh iya calon istrinya tersenyum campur bingung melihat perubahan di wajah dan gestur tubuh calon suaminya. Dan itu bonus buat saya. :) .

Studi Kasus | , , , , | Leave a comment

Ejakulasi Dini vs Hypnotherapi

PENANGANAN EJAKULASI DINI DENGAN HYPNOSIS

 

 

Kasus ejakulasi dini bagi pria adalah sebuah momok tersendiri, banyak pria yang merasa “hancur” harga dirinya akibat dari masalah keperkasaan ini. Saya mendapatkan kasus ejakulasi dini pada seorang pria usia 36 tahun sebut saja namanya edi, Beliau sudah mengidap masalah ini sejak menikah 9 tahun yang lalu, ada perasaan bersalah pada edi karena dia “merasa” tidak bisa memuaskan istrinya (atau bisa saya bilang tidak bisa memuaskan dirinya (egonya) sendiri..?) namun uniknya edi tidak selalu mengalami ejakulasi dini setiap berhubungan badan dengan istrinya, saat edi merasa tenang dan santai dia dapat “bertahan” dalam waktu yang cukup untuk membahagiakan istrinya, namun ketika edi “berusaha” untuk melakukannya lagi beberapa hari kemudian yang terjadi adalah ejakulasi dini kembali terjadi.

Pola pikir edi yang selalu “berusaha” untuk memuaskan istrinya ternyata membuat dirinya merasa terbebani, edi selalu gugup bila dia akan melakukan penetrasi kepada istrinya, “jangan keluar dulu.. jangan keluar dulu.. tahan dong.. tahan..” kalimat itulah yang muncul berulang ulang di fikiran edi.. tapi yang terjadi justru sebaliknya, baru menyentuh sedikit saja (belum penetrasi) sudah terjadi ejakulasi.. sungguh malang nasib edi..

Karena peristiwa ejakulasi dini ini sering terjadi, maka edi memutuskan untuk memperbaiki “kekurangan”nya. Edi sudah mencoba berbagai macam obat perkasa, herbal, jamu, pijat, sampai ke dukun spesialis ejakulasi dini, namun edi belum merasakan adanya titik keperkasaan dalam dirinya. Apapun therapi yang dia jalani belum ada yang dapat mengalahkan “kesaktian” ejakulasi dini nya yang masih saja menghantui kehidupan seksualnya.

Saat saya bertanya kepada salah satu egonya (dengan menggunakan tekhnik ego state tentunya) yang muncul saat edi mau hubungan intim dengan istrinya yang dia beri nama “bersalah” ini, ternyata dahulu kala edi pernah melakukan hubungan diluar nikah sejak kelas 3 SMU dan semasa kuliah, hal ini menjadi akar masalah bagi masalah edi saat ini, rasa bersalah kepada perempuan yang dulu pernah diakrabi nya, juga rasa bersalah pada istrinya. Ketika saya tanya kembali apa yang membuat edi melakukan hubungan diluar nikah edi kembali meregresi dirinya ke masa SD, edi senang sekali membaca buku cerita porno dan masturbasi. Dan ego yang muncul pada fase ini bernama “enak” di belakang enak ada ego “nyaman” dibelakang ego nyaman ada ego “puas”.. wow!.

Singkat kata, saya meminta ego ego tersebut untuk memahami masalah edi dan mendukung edi untuk menjadi orang yang lebih baik dengan menggunaka tekhnik ego state therapi (EST), sehingga para ego tersebut tidak perlu lagi mengingatkan edi akan rasa bersalahnya selama ini. Setelah menggunakan EST, saya lanjutkan ke Informed Child Technique, saya pertemukan edi dengan edi kecil saat pertama kali akan melakukan masturbasi, disana edi menasehati edi kecil (SD), apa yang akan terjadi bila edi kecil memulai kebiasaan tersebut.

Selesai dari edi kecil yang duduk dibangku SD, edi saya ajak maju ke masa selanjutnuya utk ketemu edi dari masa SMP, SMU, Kuliah, Kerja sampai saat sekarang dia bertemu dirinya sendiri untuk menasehati dirinya di masing masing masa.

Selanjutnya, saya bawa edi ke sebuah ruangan yg nyaman menurut edi, disana saya menggunakan tekhnik Psychosomatic Controller, dimana saya ciptakan sebuah pengendali tingkat sensititas pada bagian penisnya, pada bagian tubuhnya yang mudah saya jngkau, diturunkan sampai batas yang cukup bagi edi, dari sini saya bawa edi untuk grounding , yaitu membersihkan sisa sisa emosi dan energi negatif yang tersimpan di dalam tubuh, fikiran, dan perasaannya dengan tekhnik air terjun yang membasahi dan membersikan tseluruh tubuhnya, fikirannya, dan perasaannya, setelah selesai proses hypnosis pun saya terminasi.

Namun sesi therapi belum selesai sampai disitu, saat bangun dan istirahat sejenak saya ajak edi utk berdiri dan kembali mengingat saat terakhir edi mengalami ejakulasi dini, dan peristiwa tersebut saya minta utk diberi sebuah sebutan dan edi menyebut peristiwa tersebut sebagai “tidak perkasa” lalu saya minta edi untuk terus mengingat peristiwa tersebut sambil mengucapkan “saya tidak perkasa” dengan mata terbuka, dan saya minta mata edi untuk mengikuti jari telunjuk saya kemanapun arah geraknya yang berada kira kira 30cm dari wajah edi. Ini adalah tekhnik eyes desensitizing memory untuk menghilangkan alam rasa pada memori tertentu. Lalu setelah bebrapa gerakan saya kembali tanya ke edi “gimana mas? Masih merasa kurang perkasa?” edi menjawab mantap “saya tidak bisa merasakan lagi perasaan saya yang kurang perkasa itu dok..”

baguuuss…” jawab saya.

Setelah itu, sebagai sentuhan akhir saya gunakan “amplifying steps” untuk edi, yaitu saya minta saat dia mengingat kembali saat bisa berhubngan badan dengan istrinya dengan tenang, santai dan lama. Saat mengingat itu edi terpejam sambil tersenyum, saat itu saya minta edi untuk mengibaratkan perasaan tadi bagai sebuah bola yang membesar dan terus membesar sampai mengisi penuh rongga dadanya, ketika edi bilang “sudah penuh dok..” saya bilang “silahkan maju satu langkah kedepan..” edi pun maju, lalu saya lanjutkan “perasaa n yang sdh mengisi penuh dada anda, sekarang sebarkan keseluruh tubuh anda..” tak lama edi menjawab “ sudah dok..” lalu saya lanjutkan ‘silahkan maju lagi satu langkah kedepan..” kemudian saya teruskan “sekarang ingat ingat bagai mana ekspresi istri anda saat itu, dan bagaimana rasa percaya diri anda saat itu..” lalu edi menjawab sambil senyum senyum “sudah dok..” lalu saya lanjutkan “nah sekarang kembali sebarkan apa yang anda rasakan saat itu keseluruh tubuh, dan bayangkan seperti ada cahaya yang memancar dari tubuh anda..” “OK sudah dok..” jawab edi kemudian, lalu saya lanjutkan “sekarang maju 2 langkah, dan di langkah kedua apa yang anda rasakan saat ini selamanya menjadi bagian dari diri anda dan hidup anda mulai saat ini, silahkan maju 2 langkah..”

edi pun maju 2 langkah, di langkah kedua saya minta edi untuk 2x tarik nafas dalam dan membuka matanya perlahan lahan… saat mata edi terbuka saya tanya edi “apa yang anda rasakan?” edi pun menjawab dengan jelas dan tegas “saya pengen segera pulang ketemu istri saya dok..!” saya bilang “wow..!! iya iya saya paham” hehehe.. senang sekali rasanya bisa membantu orang untuk mengatasi masalahnya, membuat hidup saya memiliki lebih banyak arti, lebih banyak manfaat, dan lebih banyak kebahagiaan. ;)

Studi Kasus | , , , , | Leave a comment

Kehamilan Dengan Riwayat Keguguran

Kehamilan dengan riwayat abortus

Kehamilan adalah sebuah peristiwa yang melibatkan unsur emosi dan fisik, dalam prosesnya mudah sekali dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya (baik yang negatif maupun yang positif). Kehamilan dengan riwayat abortus atau keguguran sebelumnya memiliki tingkat ke khawatiran dan kecemasan lebih besar dibandingkan dengan kehamilan dengan riwayat yang baik baik saja, peristiwa keguguran sebelumnya sangat menganggu ketenangan dan berdampak kecemasan yang amat sangat, dan berpengaruh didalam alam bawah sadar.

Rasa cemas yang menghantui fikiran ibu hamil ditanggapi oleh fikiran tersebut dengan “self talk” atau bicara dalam fikiran atau perasaannya untuk lebih menenangkan fikiran atau perasaan tersebut. Kalimat yang lazim digunakan adalah “jangan keguguran.. jangan keguguran lagi..” dan kalimat ini di ulang terus menerus didalam fikiran, lalu bagaimana alam bawah sadar merespon kalimat tersebut? Sesuai dengan Rules of Mind, kata “jangan” pada sebuah kata justru membuat alam bawah sadar “menghadirkan” kalimat dibelakangnya, Contoh : “Jangan anda membayangkan kucing hitam” saya yakin kucing hitam segera muncul dalam fikiran anda, sebelum anda menghilangkannya. Maka ketika ibu hamil mengulang kalimat “jangan keguguran” dalam fikirannya, alam bawah sadar justru menganggap keguguran tersebut adalah sebuah peristiwa yang harus terjadi dan dapat menimbulkan flek/perdarahan mulai dari tingkat yang ringan sampai yang berat, semakin takut keguguran maka yang terjadi peristiwa keguguran itu semakin mendekati kenyataan, sehingga dapat menimbulkan abortus habitualis atau keguguran yang terjadi ditiap kehamilan.

Cara yang efektif untuk menghilangkan kecemasan dan ketakutan ini adalah hypnotherapi, dengan tekhnik yang sederhana dan mudah yaitu : Selengkapnya »

Studi Kasus | , , | Leave a comment

Berkomunikasi dengan tubuh

Berkomunikasi dengan tubuh anda dan berdamai dengan gejala penyakit

Banyak orang yang mengira tubuh ini tidak memiliki kecerdasan dan tidak bisa berkomunikasi. Ternyata itu adalah anggapan yang keliru, tiap sel diseluruh tubuh kita adalah sebuah kehidupan yang merespon terhadap fikiran dan perasaan anda. Seringkali tubuh berusaha untuk membuka komunikasi dengan anda namun yang terjadi justru anda malah membenci, marah, takut terhadap tubuh anda yang berusaha untuk bicara dengan anda, bagaimana mungkin?…

Saat anda mengalami sakit gigi, sampai anda sulit tidur.. siapa yang anda benci? Rasa sakit, gigi atau kuman penyebab infeksi pada gusi anda? Sebagian besar orang yang saya tanyakan menjawab : saya benci rasa sakitnya. Sadarilah, gejala penyakit atau symptom yang muncul pada tubuh anda adalah sebuah bentuk komunikasi dari tubuh anda, bagian tubuh yang sakit akan secara konsisten dan progresif berusaha untuk berkomunikasi dengan anda, memberitahu anda, membawakakan pesan untuk anda bahwa bagian tubuh tersebut sedang mengalami gangguan, butuh untuk diperhatikan, disayangi dan dicintai. Semakin anda ingin menyingkirkannya atau membencinya semakin dia datang kepada anda dengan kekuatan berlipat ganda dan mencari cara cara baru hanya untuk mendapatkan perhatian dari anda, saat anda sudah memusatkan perhatian anda kepada si pembawa pesan dengan penuh cinkasasih (= Cinta, Kasih Sayang, dan Welas Asih ), maka saat itu juga tubuh anda mendapatkan kekuatan untuk mengatasi masalah yang ada pada bagian tubuh tersebut, dengan meningkatkan daya tahan tubuh, melepaskan hormon2 penyembuh, dan melancarkan aliran energi pada bagian tersebut.

Tekhnik berkomunikasi dengan tubuh dan berdamai dengan gejala penyakit: Selengkapnya »

Uncategorized | , | 2 Comments

Emosi Penyakit, Pahami untuk Kesembuhan

Memahami emosi penyakit

Tahukah anda? Bahwa di dalam sebuah penyakit terdapat sebuah emosi negatif, uniknya emosi negatif ini tidak selalu berkaitan dengan penyakit yang ada tapi justru membuat penyakit tersebut bertambah berat setiap waktunya. Umumnya, emosi negatif yang terkandung dalam penyakit tersebut adalah : Selengkapnya »

Uncategorized | , | Leave a comment

Cleptomania Pada Remaja

Cleptomania

Cleptomania

Sebagai Hypnotist, saya sangat tertantang saat ada seorang ibu yang menyampaikan keluhan atas putrinya yang kerap kali mencuri uang, untuk mentraktir temannya atau sekedar membeli baju baru.  Akhirnya, bertemulah saya dengan seorang gadis tomboy berusia 19 tahun, sebut saja Jane. Jane adalah anak terakhir dari sebelas bersaudara, dan seluruh kakaknya sudah menikah.

Dari sekian banyak saudaranya hanya ada satu yang bisa dekat dengan Jane, yaitu saudara perempuan nomor sembilan, atau dua level diatasnya. Ketika kakak perempuannya belum menikah, Jane sering mendapatkan nasehat, perlindungan, pengertian, dan perhatian dari kakaknya tersebut, namun setelah kakaknya menikah, Jane tidak lagi mendapatkan hal tersebut. Mulai dari sini, jane mulai jarang ada di rumah, dia lebih senang bbersama dengan teman temannya. Lalu munculah kebiasaan Jane untuk mencuri uang milik ibunya ataupun  kakaknya yang lain, nilai terbesar yang pernah dicuri jane adalah satu juta rupiah, dan uang ini dipakai untuk menyenangkan teman temannya, walau teman temannya tidak meminta hal itu kepada Jane. Dan bila ibu dan kakaknya menyadari uang mereka telah hilang dicuri dan tersangkanya pun sudah jelas : JANE, maka merekapun serta merta memarahi Jane dan menasehatinya, sempat muncul penyesalan di hati jane, tapi membuat temannya senang ternyata lebih berarti bagi jane, dan itu membuatnya kembali mengulangi perbuatannya, yaitu mencuri.

Bila dilihat dari latar belakang kasus ini, Jane adalah anak yang kurang mendapatkan  perhatian dari keluarganya, dia hanya mendapatkan perhatian dan kasih sayang hanya dari kakak perempuannya yang dua level diatasnya. Dan ketika dia menyenangkan teman temannya dengan uang hasil curian, Jane merasa dia mendapatkan perhatian lebih dari teman temannya, seolah olah jane telah membeli mereka dengan uang tersebut. Hal ini membuat sebuah keyakinan dalam diri jane, bahwa mencuri adalah hal yang harus dilakukan bila ia ingin teman temannya selalu ada untuknya, menyayanginya dan memperhatikannya.

Jadi disini jelas, yang perlu dirubah adalah value dan belief dari diri jane, yaitu kasih sayang, dan uang bisa membeli kasih sayang. Ditambah dengan tekhnik forgiveness dan mendamaikan part yang ada pada jane, membuat jane hanya membutuhkan satu kali therapi untuk keluar dar masalahnya, dan pulang dengan wajah yang bahagia dan ceria. Begitu juga ibu dan kakaknya yang lain.

Studi Kasus | , , , | Leave a comment

Tag Cloud

My Latest Tweets

  • @teddiprasetya apalagi kl harta berkurang ya kang.. Tambah lebih ngga tentrem.. Hehehe... » dr.Rahmat Yanuardi.
  • Banyak rahasia yg tersimpan ditiap tarikan dan hembusan nafas.. Karena اللّهُ memberikan kehidupan, kesehatan & rezeki melalui keduanya.. » dr.Rahmat Yanuardi.